Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kisah Cermin

Nitip Omongan Bisa Bertambah, Nitip Barang Bisa Berkurang

 Pada suatu sore Kerbau yang telah seharian capek bekerja di sawah, duduk terpekur di kandangnya sambil menelungkupkan kepalanya yang kecapekan setelah seharian berada di sawah meringankan kerja Pak Tani majikannya. Saat kerbau sudah hendak tidur, lewatlah Anjing sahabatnya :  " Kenapa kamu Kerbau kelihatan capek sekali...." . Sapa Anjing pada Kerbau yang hampir tertidur. " Saya capek sekali hari ini, besok saya mau istirahat sehari agar bisa fit kembali lusa....oh ya kebetulan kamu lewat, aku nitip sebungkus biji jagung untuk Ayam ya....".  " Baiklah...akan saya sampaikan nanti....silahkan beristirahat kembali sahabtku...". Kata Anjing sambil pergi meninggaklan kandang Kerbau dan membawa serta bungkusan untuk disampaikan pada Ayam. Di tengah jalan Anjing bertemu dengan Kucing. " Apa yang kau bawa itu .....kawan...?". Sapa Kucing. " Ini titipan dari Kerbau untuk Ayam....Kerbau capek sekali hari ini, karena si Boss mempekerjakannya terlalu b...

kisah Fitri dan Scammer telpon

Kisah Fitri dan scammer telpon.... 28 Agustus 2015 13:37:18 Dibaca : 34 Sebelumnya saya bercerita lebih lanjut, akan saya kisahkan sekelumit kisah hidup Fitri ini, yang disini bestatus sebagai korban dari scammer telpon itu. Fitri adalah anak seorang janda, dengan 2 bersaudara, yaitu Wawan adiknya. Bapak Fitri sudah meninggal sejak Fitri dan Wawan masih kecil-kecil. Ibu mereka mengasuh kedua anaknya ini dengan segala ketebatasan ekonomi, karena ibunya hanya bekerja sebagai buruh rokok di kota kami. Karena ketidakmampuan itulah Fitri terpaksa menikah di usia 17 tahun, dengan laki-laki pilihan ibunya sendiri. Pikir ibunya laki-laki itu sudah bekerja pasti bisa membawa kehidupan Fitri yang lebih baik. Kenyataan itu tidak sebanding dengan harapannya, karena setelah Fitri hidup bersa...
Gambar
[cermin] Aku Menikah Karena Balas Dendam - Adalah hal yang sangat menyakitkan sekali, ketika menjumpai laki-laki yang sudah memacariku sejak bangku SMP hingga kini menjadi seorang insinyur dan bekerja di sebuah perusahaan keuangan selama hampir sepuluh tahun, bisa anda bayangkan berapa tahun waktuku terbuang untuk meladeni cinta laki-laki itu....hampir..20 tahun.....waktu yang sangat panjang aku menggapai-nggapai cinta.... Dan sekarang setelah hampir setahun engkau tak mengunjungiku, karena aku harus bekerja di kota yang beda denganmu, aku sempatkan berkunjung ke kotamu...mengunjungimu dan keluargamu, yang sudah aku anggap sebagai keluargaku sendiri. Tetapi apa yang aku lihat ternyata engkau sudah mempunyai pendamping. Tanpa pemberitahuan sedikitpun padaku. Padahal.....hampir tiap malam kita masih asyik berchat ria ataulah bila penti...